PT Timah Tak Perlu Habiskan Rp10 Miliar untuk Satgas, yang Penting Harga Timah Naik
PT Timah Tak Perlu Habiskan Rp10 Miliar untuk Satgas, yang Penting Harga Timah Naik
PANGKALPINANG, TIMELINES.ID – Anggota Komisi 3 DPRD Bangka Belitung, Yogi Maulana menyorot PT Timah Tbk yang rela menghabiskan dana mencapai Rp10 miliar untuk menghadirkan Satgas Timah di Bangka Belitung.
Yang terpenting itu, kata Yogi, PT Timah dapat menaikkan harga timah.
Politisi muda asal Bangka Selatan ini meminta PT Timah terbuka soal keuangan PT Timah mulai dari pembelian, CSR, pajak, dan termasuk gaji karyawan.
“Kalau harga PT Timah sama dengan swasta, Pak Dirut PT Timah tidak perlu ada Wastam, Wasprod, masyarakat akan langsung antar sendiri timahnya,” tegas politisi Gerindra ini dalam pertemuan Dirut PT Timah Restu Widiyantoro dengan pimpinan DPRD Babel dan anggota Komisi 3.
Yogi juga mempertanyakan hasil logam tanah jarang (LTJ) yang dihasilkan dari timah.
“Karena rerata dalam 1 kilogram timah itu ada 2 persennya LTJ. Dan dari jumlah itu sudah berapa banyak uangnya dan berapa yang disetorkan ke negara,” kata Yogi.
Ia juga menyinggung PT Timah tidak becus dalam mengelola limbah milik mitra sehingga Kejaksaan Agung datang beberapa hari yang lalu.
“Pengiriman timah ilegal dari Belitung ke Bangka itu harus PT Timah yang bertanggung jawab. Karena IUP-nya yang milik PT Timah. Kenapa tidak dibangun smelter aja. Tidak ada lagi pengiriman timah ilegal dari Belitung ke Bangka,” tambahnya.
Kami juga mendengar Dirut PT Timah diminta menaikkan produksi hingga 80.000 ton.
