Begini Jawaban Dirut PT Timah soal Harga Timah yang Murah

PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Direktur Utama PT Timah Tbk, Restu Widyantoro mengapresiasi rapat yang dilakukan bersama DPRD Babel untuk membahas persoalan biji timah saat ini. Terlebih, banyak informasi terbaru yang diterima agar dievaluasi nantinya.

Terus terang, dia mengaku hanya 2-3 hari dalam sepekan berada di Babel dan tak dapat pantau perkembangan setiap saat. Ini dikarenakan urusan perizinan terus datang sehingga harus diselesaikan di pemerintahan pusat. Karena itu, dirinya meminta maaf.

“Karena ada 110 IUP lebih di PT Timah Tbk. Itu harus diurus satu per satu, tak bisa langsung kolektif. Karena setiap IUP beda, urusannya tidak bisa secara keseluruhan. Jadi kami mengeluarkan biaya dan waktu yang banyak untuk itu,” ujar Restu, Sabtu (13/9/2025).

Baca Juga  Ribuan Warga Unjuk Rasa di Kantor Gubernur Babel, Tolak Tambang di Beriga dan Toboali

“Jadi sejak saya masuk, itu sudah 110 IUP yang harus diurus satu per satu ke ESDM dan lainnya. Mudah-mudahan Bapak Ibu di dewan bisa mempercepat sehingga misalnya IUP PT Timah itu saja,” ungkap Restu usai menghadiri audiensi bersama DPRD Babel.

Dengan kondisi itu, dia harus satu per satu mendatangi Kementerian yang berkaitan dengan urusan perpanjangan IUP. Belum lagi objek lainnya sehingga membuat pihaknya menempatkan tim khusus di Kementerian ESDM. Bahkan tim tersebut harus tidur di ESDM.