Outing Class SDIT Alam Cahaya: Serunya Menyusuri Sungai Hutan Mangrove Monjang Desa Kurau

BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID — Pagi itu, suasana belajar siswa SDIT Alam Cahaya Toboali tampak berbeda dari biasanya. Jika umumnya mereka duduk manis di dalam kelas, kali ini sebanyak 34 siswa kelas III dengan seragam olahraga biru dan rompi khas SDIT Alam Cahaya belajar di tengah rimbunnya hutan mangrove Monjang, Kurau Barat, Kecamatan Koba.

Rombongan yang tiba sekitar pukul 10.15 Wib. Setelah menerima arahan dari salah satu fasilitator, dengan penuh antusias mereka melangkah ke dermaga kecil. Sebelum menempuh perjalanan singkat sekitar dua menit menggunakan speed boat menuju titik utama pembelajaran.

Baca Juga  Begini Keseruan Siswa SDIT Alam Cahaya Toboali Outing Class di Taman Pemancingan Alam Pangkalanbaru

Kegiatan outing class ini mengusung tema “Ekoteologi: Menemukan Hikmah Spiritual dalam Ekosistem Mangrove”. Empat fasilitator kelas bersama guru Al-Qur’an turut mendampingi siswa selama kegiatan berlangsung. Tujuannya sederhana namun bermakna: menghadirkan pengalaman belajar nyata, menghubungkan ilmu pengetahuan dengan lingkungan sekitar, sekaligus menanamkan nilai spiritual dari ciptaan Allah SWT.

Anggi Agafi, S.Pdi, selaku Wakasek bagian kesiswaan saat melepas keberangkatan siswa berpesan bahwa kegiatan ini bukan semata-mata hanya belajar di luar kelas saja, namun harus diiringi dengan terus mengingat bahwa kita semua makhluk ciptaan Allah SWT yang senantiasa berusaha menanamkan rasa syukur kepada-Nya.

Setibanya di lokasi, siswa diperkenalkan pada kekayaan flora dan fauna hutan mangrove. Bang Tejo, pemandu lapangan, menjelaskan dengan semangat bahwa di kawasan ini tumbuh 58 jenis mangrove, mulai dari bakau dan perpat, hingga gelam dan waruk. Ia juga menunjukkan beragam satwa yang mendiami ekosistem tersebut, seperti kepiting soka, serta ikan nila payau yang menjadi sumber penghidupan warga setempat.

Baca Juga  Keseruan Outing Class SDIT Toboali, Jelajahi Wisata Air Terjun C2 dan Kebun Kopi Bukit Pading