Satu Komando dalam Menjaga Kehormatan Kiai, Pasentren, dan Nahdlatul Ulama

Oleh: Falih Nasrullah — Wakil Ketua Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Bangka Selatan

Dalam Khittah perjuangan Gerakan Pemuda Ansor, ada dua mandat utama: Menjaga NKRI dan Menjaga Kiai. Saat ini, ancaman terhadap kiai tidak lagi melulu fisik, namun telah bergeser ke ranah narasi. Framing negatif yang disebarkan media yang menyamakan penghormatan santri dengan feodalisme atau mencari sensasi dangkal adalah serangan terhadap marwah ulama, yang sesungguhnya adalah penjaga ilmu dan moral bangsa.

Kami tegaskan: Kiai bukan komoditas pemberitaan!
Hubungan Kiai-Santri adalah relasi spiritual, bukan eksploitasi kekuasaan. Ini adalah sistem pendidikan berbasis etika yang mengutamakan keikhlasan dan pengorbanan. Ketika media menampilkan citra yang tendensius, itu bukan kritik, melainkan upaya distorsi yang berpotensi memutus ikatan batin umat dengan gurunya. Ada agenda yang lebih besar, yakni melemahkan pilar moral bangsa.

Baca Juga  Kemenangan Kotak Kosong: Katalis Perubahan dalam Dinamika Pemilu di Masa Depan