Oleh: R Misari

Rinai hujan turun merintih
Remahan serpih cahaya hilang tertatih
Lirih kudengar suara rakyat kecil
Bibir kelu sebab terpaku
Hendak terseduh berakhir membeku

Lihat anak kerdil tubuhnya akibat orang atas yang beringas
Lihatlah paman terengah-engah akibat penguasa nafas terjajah
Kaya tampak di mata realita susah terasa di dada
Ibu menangis karena tak digubris
Ikan bilis menjelma seperti iblis

Baca Juga  Rimbak, Lebak, Rebak, Kubak, Bebak, Kelekak (Bagian 7)