Berdebar dalam Debur
Oleh: Ummi Sulis
Suatu waktu,
Dengan tinta-Mu pernah tergores tanpa progres
Tatkala sepanjang jalan terasa beberapa jejalan
Timbulkan luahan
Terbitkan senyum dikulum nan meramu rayu
Kala deburan bersanding debaran
Ciptakan nuansa di antara kuarsa
Dalam langkah tapak ringan
Seringan kapuk bulu angsa
Begitulah randomnya ungkapan hati
Membuat ujaran bertahta dalam kungkung bersamai
Meski perlu beberapa bukti
Tapi hari ini cukuplah janji
Halaman
