Gelar Diskusi Terbuka di Babel Business Forum (BBF) 2025, BI Babel Buka Layanan Konsultasi Produk Pembiayaan
Gelar Diskusi Terbuka di Babel Business Forum (BBF) 2025, BI Babel Buka Layanan Konsultasi Produk Pembiayaan
PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Babel Business Forum (BBF) siap di gelar Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), dalam rangka mendukung perumusan kebijakan Bank Indonesia dan fungsi advisory melalui survei dan liaison terhadap sektor riil, kemudian diolah dan disajikan dalam sebuah analisis atau laporan secara periodik.
Kepala Perwakilan Bank Indonesia Babel, Rommy S Tamawiwy mengatakan survei yang dilakukan oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia Babel antara lain Survei Data Pusat Informasi Harga Pangan Strategis (PIHPS), Survei Pemantauan Harga (SPH), Survei Konsumen (SK), dan Survei Kondisi Dunia Usaha (SKDU).
Sementara untuk kegiatan liaison merupakan kegiatan pengumpulan data dan informasi ekonomi, baik kualitatif maupun kuantitatif dengan melakukan wawancara langsung kepada pelaku usaha mengenai perkembangan kinerja perusahaannya yang disusun secara sistematis.
“Sebagai bentuk apresiasi terhadap responden survei dan liaison dan upaya meningkatkan dukungan dan partisipasi aktif para responden dalam memberikan informasi yang lengkap dan akurat inilah Bank Indonesia Bangka Belitung mengadakan Babel Business Forum (BBF),” kata Rommy saat mengfelar Bincang Kek Media road to BEF dan BBF di Pangkalpinang, Senin.
Rommy mengatakan Babel Business Forum (BBF) merupakan kegiatan temu responden kontak liaison dan survei digelar BI Babel secara tahunan sebagai wadah apresiasi serta memperkuat sinergi dan kolaborasi antara Bank Indonesia dengan stakeholder terkait dalam mendapatkan data-data kondisi dunia usaha di Bangka Belitung.
Di tahun ini temu responden kontak liaison dan survei akan dilakukan penguatan sebagai mendukung pertumbuhan ekonomi Bangka Belitung yang lebih berkelanjutan, melalui rebranding menjadi Babel Business Forum (BBF) sehingga pada Tahun 2025 akan menjadi tahun pertama kegiatan BBF (1st BBF).
“Konsep kegiatan BBF menggunakan format diskusi terbuka dengan mengangkat isu terkini yang relevan dengan menghadirkan narasumber yang kompeten di bidangnya,” ujarnya.
