Rommy S Tamawiwy: BEF 2025, Ajang Diskusi Para Pakar, Ekonom, Akademisi, dan Pelaku Usaha

PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Babel Economic Forum (BEF), agenda tahunan Bank Indonesia Bangka Belitung, yang merupakan forum pemaparan dan diseminasi Laporan Perekonomian Provinsi (LPP) Bangka Belitung sekaligus ajang berdiskusi para pakar, ekonom, akademisi dan pelaku usaha untuk membahas isu dan perkembangan ekonomi terkini serta mencari alternatif solusi dan inovasi terbaik untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bangka Bkitung, Rommy S Tamawiwy mengatakan tahun ini BEF mengusung tema “Akselerasi Hilirisasi Perikanan sebagai Motor Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan di Kepulauan Bangka Belitung”.

Tema ini sangat relevan untuk menggali sumber pertumbuhan ekonomi baru yang lebih inklusif dan berkelanjutan di sektor utama ekonomi Bangka Belitung yaitu Ekonomi Biru (blue economy) ditengah gejolak ketidakpastian dan perlambatan ekonomi yang sedang terjadi.

Baca Juga  Bank Indonesia Catat: Mei 2025 Bangka Belitung Alami Deflasi 0,89 Persen

“Kita tetap optimis karena negeri kita sedang bergerak. Setiap tantangan adalah tanda bahwa mesin ekonomi kita hidup dan bekerja,” kata Rommy dalam sambutannya di BEF 2025 yang di gelar di lantai 4 Kantor Perwakilan BI Babel, Rabu.

Rommy memaparkan bahwa tahun 2025 menjadi tahun di mana Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bangkit dan bergerak dari berbagai dinamika yang telah di lewati di tahun sebelumnya. Namun perbaikan step by step terjadi dimana Babel kembali tumbuh positif pada triwulan II 2025 sebesar 4,09% (yoy), melanjutkan tren pertumbuhan dari triwulan sebelumnya yang tumbuh sebesar 4,60% (yoy).