BANGKA BELITUNG, TIMELINES.ID – Puluhan warga Jalan Laut melakukan aksi penolakan aktivitas tambang inkonvensional (TI) yang beroperasi di Belakang SD N.18 Sungailiat, Selasa (4/4/2023) malam sekitar pukul 21.00 WIB.

Warga protes dan menolak aktivitas penambangan lantaran mengancam kondisi bangunan sekolah yang dindingnya sudah mulai retak akibat getaran mesin tambang.

Tuntutan lainnya, warga minta Kepala Lingkungan Jalan Laut untuk turun dari jabatan lantaran tidak pernah hadir saat warga melakukan aksi protes di wilayah Lingkungan Jalan Laut.

Menurut Achin, salah satu warga mengatakan beberapa waktu lalu aktifitas tambang dilakukan setiap malam hingga dini hari setiap hari. Aktifitas sempat dihentikan namun dari pihak penambang lagi – lagi ingin melakukan aktifitas penambangan di lokasi yang sama.

Baca Juga  Tim SAR Gabungan Temukan Jasad Nelayan Penombak Ikan di Sungai Lenggang Beltim