Momen HUT ke-25, HMI Babel Nilai Berdaya hanya Sebatas Slogan
Momen HUT ke-25, HMI Babel Nilai Berdaya hanya Sebatas Slogan
PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Memasuki usia 25 tahun Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, pemerintah mengangkat tema “Bersatu Bersama untuk Bangka Belitung Berdaya”. Namun, bagi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Bangka Belitung, tema ini justru kontras dengan kenyataan sosial-ekonomi masyarakat di lapangan. Di usia seperempat abad ini, Bangka Belitung masih menghadapi paradoks besar dan kekayaan alam yang berlimpah, tetapi kesejahteraan penduduk lokal masih belum merata.
“Meskipun Bangka Belitung mempunyai potensi yang cukup besar di daerah seperti timah, lada, sawit, perikanan, hingga pariwisata, namun manfaat ekonominya belum dirasakan secara signifikan oleh masyarakat asli Bangka Belitung,” ungkap Ketua HMI Babel, Vahren, Sabtu (22/11/2025).
Ia menyebut, sebagian besar rantai nilai mulai dari modal dan alat berat, hingga distribusi dan perdagangan dikuasai oleh aktor luar daerah. Akibarnya adalah Pendapatan besar mengalir ke luar pulau, sementara Masyarakat lokal hanya menikmati keuntungan kecil dan Ketimpangan ekonomi semakin terasa.
HMI menilai bahwa “berdaya” hanya menjadi slogan, belum berubah menjadi kebijakan kongrit yang mengutamakan kesejahteraan masyarakat lokal.
Vahren juga mengkritisi bahwa selama 25 tahun berdiri Babel belum mampu menciptakan sistem ekonomi yang memastikan sumber daya alamnya dikelola oleh, dan untuk, masyarakat Bangka Belitung.
“Dalam sektor timah misalnya, investor doninan asing sangat kuat. Peningkatan nilai sebagian besar terjadi di luar bangka belitung, Lingkungan rusak, namun pemulihan tidak berhasil, Masyarakat lokal hanya menjadi penonton di tanah sendiri,” tambahnya.
