Karya: Hari Aprizal

Kau ingin abadi
di foto atau di tulisan?
Aku bertanya pelan
Sebab aku bisa memotret
dan juga bisa merangkai rasa
Menjadi puisi yang tahu cara menetap

Jika kau memilih foto
Aku akan menangkap caramu hadir tanpa dibuat-buat
Tatapan yang tak sedang mencari perhatian
Senyum yang muncul saat kau lupa diperhatikan
Aku akan membiarkan waktu berhenti sebentar
hanya agar dunia sempat mengingatmu

Jika kau memilih tulisan
Aku akan menyimpan namamu di antara kata
Menjadikannya rumah bagi perasaan
yang tak selalu pandai diucapkan
Aku akan mencintaimu dengan ejaan paling tenang
Agar kau dibaca perlahan
bukan sekadar lewat

Baca Juga  Ada Kisah Tersimpan di Bulan Ramadan