Bawaslu Bateng Temukan 336 Data Pemilih Bermasalah, 222 Di antaranya Telah Meninggal Dunia

BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID – Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) menemukan ketidakakuratan data pemilih dalam uji petik pengawasan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) triwulan keempat.

Hasil uji petik tersebut mencatat 336 data pemilih yang perlu divalidasi, terdiri dari 222 pemilih meninggal dunia, 76 pemilih pindah keluar, dan 38 pemilih pindah datang. Data tersebut kemudian disampaikan sebagai saran perbaikan (Sarper) kepada KPU Bangka Tengah, khususnya terkait pemilih yang telah meninggal dunia.

“Dari data di atas, sebanyak 222 pemilih meninggal dunia kami ajukan sebagai saran perbaikan. Ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan untuk memastikan keakuratan data pemilih pada masa non-tahapan,” ujar Ketua Bawaslu Bateng, Marhaendra Yuliansyah, Selasa (9/12/2025).

Baca Juga  Belum Ada Tersangka, Kecelakaan Beruntun di Cambai Masih Penyelidikan

Ia menegaskan bahwa penyampaian data tersebut merupakan bentuk komitmen Bawaslu Bateng dalam menjaga kualitas daftar pemilih.