Oleh: Ustad Alanshori, MP.d

 

Salat berjamaah adalah salat yang dilakukan bersama-sama, Paling tidak dua orang satu sebagai imam dan satunya sebagai makmum.

Biasanya salat jamaah di mushola dan di masjid secara massal atau kolektif tua muda dan anak-anak semuanya tumpah ruah di situ, namun akhir-akhir ini seiring dengan kesibukan yang dilakukan oleh manusia salat jamaah kehilangan peminatnya.

Padahal jika kita lihat sekarang ini masjid dan mushola dibangun di mana-mana dan besar-besar dan indah namun penghuninya hilang entah ke mana.

Satu ironi yang tampaknya sangat tidak masuk akal betapa tidak masjid dan mushola selalu sepi di 5 waktu shalat fardhu terutama padahal tempat ibadah tersebut berdiri di tengah-tengah padatnya rumah penduduk yang mengaku beragama Islam.

Baca Juga  Arsul Sebut Almarhumah Sarina Telah Laksanakan Seluruh Rangkaian Ibadah Haji

Terkait dengan fenomena ini ada sebuah kisah penting yang kiranya menjadi bahan renungan kita semua suatu ketika datanglah seorang laki-laki buta kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam dengan tujuan untuk meminta keringanan dalam salat berjamaah karena kebutaan yang dideritanya lelaki yang buta tersebut berkata kepada Rasulullah ‘’Wahai Rasulullah Aku adalah seorang buta, tidak seorangpun pemimpin yang dapat menuntunku ke masjid, maka bolehkah aku tidak salat dengan berjamaah? dan cukup bagiku shalat di rumah saja?’’ seketika Rasulullah SAW memberi keringanan kepada lelaki tersebut sebagaimana yang ia pintar namun ketika lelaki itu hendak berani Rasulullah SAW memanggilnya kembali dan bertanya ‘’apakah kamu mendengar adzan panggilan salat’’? Orang buta itu menjawab ‘ya’’ maka Rasulullah SAW pun bersabda ‘’kalau begitu sambutlah berangkatlah sholat berjamaah’’.

Betapa Rasulullah SAW sangat menekankan umatnya untuk senantiasa mengistiqomahkan salat fardhu berjamaah di dalam masjid.

Baca Juga  Bejat! Guru Ngaji di Bangka Tengah Tega Cabuli 8 Santriwati Anak di Bawah Umur

Bahkan tidak ada keringanan bagi seorang buta yang tidak ada penuntunnya menuju ke masjid selama ia masih dalam mendengar suara adzan dan masih mampu untuk bergerak ke tempat di mana azan tersebut berkumandang.

Salat berjamaah tidak hanya diperintahkan oleh nabi Muhammad SAW, tetapi salat berjamaah juga diperintahkan dalam Alquran terputus dalam surah Al-Baqarah ayat 43.

وَاَقِيْمُوا الصَّلٰوةَ وَاٰتُوا الزَّكٰوةَ وَارْكَعُوْا مَعَ الرَّاكِعِيْنَ

Artinya: Dan laksanakanlah salat, tunaikanlah zakat, dan rukuklah beserta orang yang rukuk.Al Baqarah 43

Semua muslim mungkin sudah tahu bahwa salat berjamaah memiliki nilai yang lebih mulia dari pada salat sendiri.

Sudah jelas diterangkan dalam hadis Rasulullah SAW yang diriwayatkan muttafaq Alaih, bahwa salat berjamaah memiliki 27 derajat pahala lebih tinggi daripada salat sendiri dengan pahala satu derajat.

Baca Juga  3 Olahan Takjil Pisang yang Enak dan Cocok Juga Dijual Loh