Kisah Brigadir Diki: Personel Polsek Airgegas Buka Pintu Sel demi sang Buah Hati Bisa Peluk Ayahnya
Kisah Brigadir Diki: Personel Polsek Airgegas Buka Pintu Sel demi sang Buah Hati Bisa Peluk Ayahnya
BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID — Aksi Brigadir Diki Juniardi (Bhabinkamtibmas desa Airbara) Anggota Polsek Air Gegas, Kabupaten Bangka Selatan, membuka pintu sel agar seorang tahanan bisa memeluk anaknya cukup viral di media sosial. Aksi empati polisi itu mendapat sambutan positif netizen.
Video itu diunggah Brigadir Diki di akun TikTok pribadinya, @oom.dj. Dalam video yang dilihat, tampak seorang anak perempuan tengah dipeluk dan dicium oleh seorang tahanan yang terhalang pintu jeruji besi.
Pelukan itu semakin emosional, ketika anak dan ayah itu berpelukan sambil tertidur untuk melepas rindu. Selanjutnya, rekaman video itu menunjukkan sang anak dan ayah itu dapat berpelukan dengan leluasa ketika berada di sebuah ruangan dalam tahanan.
Brigadir Diki menceritakan bahwa saat itu, satu keluarga yang merupakan warga binaan bhabinkamtibmas datang untuk membesuk tahanan bernama BN di Ruang tahanan Polsek Air Gegas.
Brigadir Diky izin dengan Kapolsek Airgegas IPTU William F. Situmorang, S.Tr.K untuk membuka pintu sel tahanan luar agar anak tahanan dapat memeluk BN yang merupakan tahanan atas kasus pencurian.
“Siang itu saya berada di Polsek Airgegas, kemudian datang seorang ibu bersama anaknya yg masih kecil, Saya tanya kepada ibu tersebut ada keperluan apa. Dijawab dimau besuk suami nya’,” kata Diki.
Mengetahui bahwa keluarga tersebut warga Airgegas saya langsung meminta izin Kapolsek Airgegas untuk membuka pintu sel luar namun tetap berjaga antisipasi pengawasan tahanan. Senin(15/12/2025).
Diki menerangkan bahwa saat itu ada ibu dan anak yang datang untuk membesuk. Mereka kemudian menunggu ruangan Polsek Air Gegas.
Setelah menanyakan kepada keluarga BN, Brigadir Diki mempersilakan ibu tersebut untuk bertemu dengan suaminya, menyaksikan anak perempuan dari tahanan tersebut sedang asyik bermain.
“Pas duduk di ruangan itu, saya melihat anak itu main-main sama tahanan itu. Saya pikir kasihan sekali, terus saya tanya mereka sudah lama nggak ketemu anak,” ujar Diki.
