ADD 2026 di Bangka Tengah Turun Rp10 Miliar, Dampak Program Pusat dan Pengurangan TKD

BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID – Anggaran Dana Desa (ADD) Kabupaten Bangka Tengah tahun 2026 mengalami penurunan signifikan, dari sebelumnya Rp50 miliar menjadi Rp40 miliar.

Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) Bangka Tengah, Padlillah, menjelaskan bahwa berkurangnya ADD tidak terlepas dari menurunnya kemampuan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Dalam APBD ada tujuh sumber pendapatan. Namun yang selama ini paling diharapkan pemerintah desa itu ada dua, yakni Dana Desa dari pemerintah pusat dan ADD dari daerah, termasuk dana bagi hasil. Untuk ADD, pengurangannya berdampak dari penyesuaian Transfer ke Daerah (TKD). Ketika APBD kita berkurang, ADD tentu ikut berkurang,” ujar Padlillah, Rabu (21/1/2026).

Baca Juga  Telan Korban Jiwa, Satpolairud Polres Bateng Buru Buaya Muara Sungaiselan

Ia menyebutkan, dari Rp50 miliar kini ADD yang tersedia hanya Rp40 miliar. Kondisi tersebut berdampak langsung pada besaran anggaran yang diterima masing-masing desa.

“Pengurangannya cukup signifikan. Ada desa yang sebelumnya menerima sekitar Rp900 juta, kini hanya sekitar Rp300 juta,” ungkapnya.

Padlillah menambahkan, penurunan anggaran ini juga dipengaruhi oleh adanya program strategis pemerintah pusat, salah satunya pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih.