Peraduan Per-Empu-an
Oleh: Yudha Adinata
Dalam suasana kebatinan yang tak nyaman
Ketika api menyala berkerdipan
Ku telusuri perlahan gelapnya perjalanan pulang ke Per-Empu-an
Peraduan tempat mengistirahatkan segala lelah yang disatukan
Sesekali berhenti memeriksa pesan
Adakah janji yang terlewati
Atau barangkali amanah yang tersilapi
Atau barangkali ada selarik kata yang menjadi doa keselamatan
Perjalanan belum juga usai
Ketika lantunan adzan memanggil lirih
Meminta perjalanan berhenti sejenak saja
Untuk segera memenuhi panggilan Raja yang patut disembah
Sembari mengistighfari api agar tak membakar hati
Halaman
