Mancing di Ramadan: Ibadah Lancar, Hobi Tetap Jalan

Oleh: Kasdianto, S.Pd. — Pengajar di SDIT Alam CAHAYA

Seperti biasa di setiap hari libur, penulis dan abang penulis pergi mancing meluangkan waktu hobi sekaligus cari rezeki buat lauk. Berbeda kali ini karena kami melakukannya di bulan Ramadan. Sambil menenteng joran dan tas pancing, kami berjalan melewati anak sungai menuju ke spot mancing andalan kami, hembusan angin sepoi yang menerpa diri seolah memberikan kami semangat dan kekuatan mancing di suasana lagi puasa.

Mancing di bulan puasa tentu memberikan sensasi yang berbeda dibandingkan bulan biasanya. Jika biasanya kami selalu bawa logistik. Tetapi di bulan puasa kami dituntut untuk menahan diri dari lapar dan dahaga, gak cuma itu juga harus mampu mengontrol diri untuk tidak berbicara yang tidak membawa faidah.

Baca Juga  Jaga Hati, Pikiran, dan Lisan

Ada kekhawatiran di awal saat hobi ini kami lakukan yaitu bisa menguras stamina dan membuat puasa terasa berat, apa sebabnya karena kegiatannya banyak gerak dan bila cuaca panas bisa dehidrasi pada tubuh kami. Namun ternyata, bila bisa mengatur waktu dan lokasi yang tepat  dapat memberikan kenyamanan dan tidak terlalu kerasa letihnya.

​Nah kunci utama dari menjalani hobi saat berpuasa adalah manajemen waktu. Seperti hobi yang lain, memancing sebenarnya sama saja, jika kita mampu menempatkan prioritas ibadah di atas segalanya, maka hobi tidak akan pernah menjadi penghalang. Justru, memancing jika dikelola dengan bijak dan tidak akan membuat kita kebablasan sehingga lalai akan waktu salat, dan kewajiban lainnya.

Baca Juga  Membaca Al-Qur’an, Menghidupkan Ramadan

Penting untuk diingat bahwa kewajiban harus dikerjakan. Seperti dalam firman Allah SWT dalam Quran Surah Al-Baqarah 183: ”Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa”.