Batas Belanja Pegawai 30 Persen Dinilai Tak Realistis, Pemkab Bangka Tengah Angkat Suara

BANGKA TENGAH, TIMELINES.ID – Rencana pembatasan belanja pegawai maksimal 30 persen dari APBD mulai 2027 dinilai menjadi tantangan berat bagi Pemerintah Kabupaten Bangka Tengah.

Sekretaris Daerah Bangka Tengah, Syarifullah Nizam, mengungkapkan bahwa saat ini porsi belanja pegawai di daerahnya telah menembus lebih dari 40 persen, sehingga penyesuaian menuju batas 30 persen dinilai tidak realistis dalam waktu dekat.

“Kalau harus diturunkan menjadi 30 persen secara bertahap sampai 2027, rasanya sangat berat bagi pemerintah Bangka Tengah,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Menurutnya, upaya penyesuaian bahkan tidak akan cukup meskipun tunjangan tambahan penghasilan (TPP) ASN dihapus. Kondisi ini menunjukkan bahwa struktur belanja pegawai sudah terlalu besar dibandingkan kemampuan fiskal daerah.

Baca Juga  Batara Cs Audiensi ke Pemkab Bateng, Algafry: Penertiban di Merbuk demi Keamanan Tower SUTT

“Kalau kami turunkan habis dengan tidak membayar TPP, tetap tidak akan tercapai. Artinya memang sulit memenuhi angka 30 persen itu,” jelasnya.