Limbah Sawit Diduga Cemari Sungai, Warga Perlang Desak PT PSM Bertanggung Jawab

BANGKA TENGAH, TIMELINES.IDPemerintah Desa (Pemdes) Perlang memfasilitasi pertemuan mediasi antara perwakilan nelayan, petani, tokoh pemuda, dan manajemen PT Perlang Sawitindo Mas (PSM), Selasa (31/3/2026).

Pertemuan yang digelar di ruang rapat PT PSM tersebut menghasilkan lima poin kesepakatan yang dituangkan dalam berita acara resmi.

Ketua Nelayan Desa Perlang, Swandi, menegaskan kedatangan mereka untuk meminta transparansi terkait dugaan rembesan limbah sawit ke Daerah Aliran Sungai (DAS). Ia menyebut kondisi air sungai kini menghitam dan berbau tidak sedap hingga ke hilir.

“Kami datang menuntut kejelasan. Jika memang ada kesalahan teknis, segera sampaikan permohonan maaf dan berikan jaminan agar tidak terulang,” tegasnya.

Baca Juga  Meski Tak Sampai Target, Partisipasi Pemilih 65 Persen di Bateng Tertinggi se-Babel

Hal senada disampaikan perwakilan petani, Suhaimi. Ia mengaku khawatir karena rembesan yang diduga limbah telah mencapai area perkebunan warga.

“Pipa yang mengalir ke sungai harus ditutup sementara. Dibuka kembali hanya jika air sudah sesuai standar baku mutu dan izin AMDAL,” ujarnya.

Selain isu lingkungan, aspek sosial juga menjadi perhatian. Perwakilan pemuda, Nunui, menilai kontribusi perusahaan terhadap kegiatan masyarakat selama setahun terakhir masih minim.

Ia berharap PT PSM lebih aktif mendukung kegiatan keagamaan, hari besar nasional, serta pemberdayaan pemuda.

Ketua BPD Perlang, Saihu, mengingatkan bahwa operasional pabrik berdasar kesepakatan Musyawarah Desa (Musdes). Namun, sejumlah usulan masyarakat hingga kini belum mendapat tanggapan tertulis dari perusahaan.

Baca Juga  Imbas 2 Perusahaan Sawit Tutup, Kini PT MSE Setop Salurkan Listrik, 2000 Rumah Tangga Terdampak