APKASINDO: Banyak Kejanggalan Penetapan Harga TBS di Babel

PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) Bangka Belitung (Babel) menyesali belum adanya kebijakan pemerintah daerah yang tujuannya untuk menyejahterakan para petani.

Hingga saat ini masih banyak kejanggalan dalam penetapan harga Tandan Buah Segar (TBS) yang dinilai tidak seiring dengan harga Crude Palm Oil (CPO).

Ketua DPD APKASINDO Kabupaten Bangka, Ismail mengatakan ada perbedaan antara harga antara di wilayah Bangka dan Belitung, meskipun menggunakan Peraturan Gubernur (Pergub) yang sama sebagai dasar penetapan harga dan ini seharusnya dijelaskan secara transparan.

“Harga CPO saat ini berada di kisaran Rp 14.000 hingga Rp 15.000 per kilogram. Namun aneh harga TBS yang diterima petani justru tidak lebih dari Rp 3.000,- jadi pertanyaan besar kami saat harga CPO naik seharusnya harga TBS juga ikut naik bukan malah turun,” kata Ismail kepada media di Pangkalpinang, Rabu (8/4/2026).

Baca Juga  Hingga September, 269 Kecelakaan Terjadi di Babel, 94 Orang Meninggal Dunia

Ismail mengatakan para petani juga merasa heran karena turunnya harga TBS ini terjadi setelah momen lebaran Idul Fitri, dimana saat aktivitas ekonomi sedang tinggi-tingginya dan pemerintah daerah seharusnya hadir memberi solusi dan kebijakan yang pro petani.

“Melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Babel ini kami mendesak Pemerintah Provinsi (Pemprov) untuk lebih tegas menetapkan harga TBS dan CPO untuk memperjuangkan hak petani,” ujarnya.