Wali Kota Pangkalpinang Lantik Pengurus PORPI, Dorong Gaya Hidup Sehat Lewat Olahraga Pernapasan

PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Wali Kota Pangkalpinang yang juga Ketua Umum DPD Persatuan Olahraga Pernapasan Indonesia (PORPI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Prof Saparudin, resmi melantik pengurus DPC PORPI Kota Pangkalpinang periode 2026–2029, Sabtu (11/5/2026).

Dalam sambutannya, Prof Saparudin menekankan pentingnya olahraga pernapasan sebagai bagian dari gaya hidup sehat masyarakat. Ia menyebut, Pangkalpinang memiliki banyak masyarakat yang gemar berolahraga, termasuk senam, yang sejalan dengan aktivitas PORPI.

“Di sini banyak olahragawan, jadi aktivitas seperti senam sudah menjadi kebiasaan. Bahkan begitu terbentuk, anggota PORPI bisa langsung ikut kegiatan nasional dan meraih prestasi. Ini menunjukkan potensi besar yang kita miliki,” ujarnya.

Baca Juga  Diskominfo Babel Kawal Demokrasi Bebas Hoaks

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga kualitas lingkungan sebagai faktor utama kesehatan pernapasan. Menurutnya, keberadaan ruang hijau dan pepohonan sangat berpengaruh terhadap kualitas oksigen yang dihirup masyarakat.

“Kita butuh oksigen yang bersih. Karena itu saya sudah instruksikan agar penebangan pohon tidak dilakukan sembarangan. Pohon menyerap karbon dioksida dan menghasilkan oksigen yang kita butuhkan untuk hidup sehat,” jelasnya.

Prof Saparudin menambahkan, pola hidup sehat yang didukung lingkungan bersih dapat meningkatkan usia harapan hidup masyarakat. Saat ini, rata-rata usia harapan hidup warga Pangkalpinang berada di angka sekitar 72 tahun.

“Kalau kita menjaga kesehatan, baik dari lingkungan maupun olahraga, maka kita bisa hidup lebih panjang dan berkualitas. Sehat lahir dan batin,” katanya.

Baca Juga  Fantastis, Dua Digit Nilai Kekayaan Wali Kota Pangkalpinang Mualan Aklil Sama yang Dimiliki Ganjar Pranowo Capres 2024

Dalam kesempatan itu, ia juga menjelaskan bahwa olahraga pernapasan berperan penting dalam menjaga kinerja paru-paru dan jantung. Sirkulasi oksigen yang baik dalam tubuh, kata dia, akan berdampak pada kesehatan fisik hingga kemampuan berpikir.