Pelita di Balik Jeruji Tradisi
Oleh: Erwees
Di balik jeruji tradisi yang beku oleh jelaga zaman,
Kau menenun cakrawala dengan batin yang enggan padam.
Bukan amuk pedang yang kau hunus ke langit kelam,
Melainkan sula pikiran, merobohkan angkuh tembok yang diam.
“Adakah kami, Gadis-gadis Jawa, haram memeluk cita-cita? adakah kami terlarang mencumbui mimpi?”
Tanyamu merayap pada desau angin, pada Stella Zeehandelaar lewat lembar surat-suratmu yang terbang melintasi samudera luas
Membawa aroma resah dan amisnya ketidakadilan yang membekas.
Halaman
