Amsyar Siswa MTs Plus Bahrul Ulum Islamic Center Sabet Juara 1 Duta Dongeng CBP Rupiah BI 2026
Amsyar Siswa MTs Plus Bahrul Ulum Islamic Center Sabet Juara 1 Duta Dongeng CBP Rupiah BI 2026
BANGKA, TIMELINES.ID — Ananda Amsyar, siswa MTs Plus Bahrul Ulum Islamic Center, berhasil meraih gelar Juara 1 dalam Cabang Lomba Duta Dongeng Cinta Bangga Paham (CBP) Rupiah yang diselenggarakan oleh Perwakilan Bank Indonesia Kepulauan Bangka Belitung, Sabtu (23/5/2026).
Penampilan memukau Amsyar mampu menyihir ratusan anak penonton, hingga membuat suasana yang tadinya riuh menjadi hening seketika, dan berakhir dengan antusiasme luar biasa.
Lomba Duta Dongeng CBP Rupiah ini merupakan satu dari empat cabang perlombaan besar Duta CBP Rupiah BI 2026 yang digelar di seluruh perwakilan Bank Indonesia se-Indonesia. Berbeda dengan tiga cabang lomba lainnya, ajang dongeng ini dikhususkan menjangkau segmen anak-anak, dengan tujuan utama menanamkan pemahaman sejak dini mengenai pentingnya mencintai, bangga, dan memahami Rupiah sebagai mata uang sekaligus identitas bangsa. Ajang ini ditujukan bagi siswa tingkat SMP/MTs, dan diselenggarakan terpisah dari kategori lainnya agar pesan edukasi tersampaikan tepat sasaran.
Acara berlangsung di Kantor Bahasa Kepulauan Bangka Belitung dan terasa semakin istimewa karena bertepatan dengan perayaan ulang tahun ke-17 Kampung Dongeng Indonesia. Sebanyak 100 keluarga hadir dalam kegiatan ini, dengan syarat kehadiran anak-anak penonton berusia maksimal 13 tahun, sehingga suasana ruangan sangat hidup dan penuh semangat anak-anak.
Momen paling mengesankan terjadi saat Amsyar tampil sebagai peserta nomor urut 3. Awalnya, suasana di ruangan cukup riuh dan ramai, namun begitu Amsyar mulai bercerita, suara-suara perlahan mereda hingga akhirnya hening total. Seluruh anak penonton tampak terpaku, serius, dan tenggelam dalam alur cerita yang disampaikannya. Kemampuannya mengubah suasana gaduh menjadi tenang dan tertarik menjadi poin plus utama dalam penilaian dewan juri.
Ketika Amsyar mengakhiri penampilan, reaksi spontan pun muncul dari para penonton cilik. Banyak di antara mereka yang berucap, “Udah ya ceritanya?” dengan nada kecewa namun kagum, karena merasa cerita yang dibawakan sangat bagus dan belum ingin berakhir. Tepuk tangan pun riuh menggema memenuhi ruangan sebagai bentuk apresiasi tulus.
