Menelusuri Jejak Prasejarah Bukit Nenek, Cara Generasi Muda Lestarikan Warisan Bangka Selatan

BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID – Keindahan alam dan jejak masa lalu yang tersimpan di kawasan Taman Wisata Alam (TWA) Gunung Permisan, tepatnya di Bukit Nenek dan Bukit Batu Kepale, Desa Gudang, kini mulai terungkap dan dikelola dengan pendekatan pelestarian. Bertepatan dengan peringatan Hari Keanekaragaman Hayati Tahun 2026, digelar serangkaian kegiatan bertajuk “Pendidikan Konservasi dan Ekspedisi Geopark: Menelusuri Keanekaragaman Hayati dan Prasejarah Bukit Nenek Desa Gudang”, pada Minggu (24/5/2026).

Kegiatan ini merupakan wujud kolaborasi lintas pihak, melibatkan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Selatan, Pokdarwis Bukit Nenek Desa Gudang, Komunitas Kelekak Bangka, Kopassas AIN SAS Bangka Belitung, Green Leadership Indonesia, Sekam Babel, Agik Camp, dan BB Outdoor. Sasaran utama kegiatan ini adalah generasi muda, khususnya anggota Pramuka dari SMA Negeri 1 Simpang Rimba dan SMP Negeri 1 Simpang Rimba, yang diajak belajar langsung mengenal, memahami, dan mencintai kekayaan alam di wilayahnya sendiri.

Baca Juga  Tim Trisakti Dikabarkan Gagalkan Pengiriman 22 Ton Timah Ilegal dari Bangka Selatan

Rangkaian acara dibagi menjadi dua fokus utama. Pertama, pendidikan konservasi yang disampaikan secara interaktif di lingkungan sekolah, meliputi materi pembuatan bivak darurat, permainan edukasi konservasi, hingga pengenalan jenis-jenis tumbuhan yang bermanfaat di dalam hutan. Kedua, ekspedisi lapangan ke kawasan Bukit Batu Kepale, yang mengajak peserta menelusuri langsung kekayaan hayati sekaligus menjelajahi situs cadas dan jejak prasejarah yang tersimpan di wilayah tersebut.

Gandang Ardis, petugas dari Balai KSDA Sumatera Selatan, Seksi KSDA Wilayah 3 Pangkal Pinang, Resort KSDA Wilayah 22 TWA Gunung Permisan, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang untuk menanamkan kesadaran menjaga alam sejak dini. Selain mengenalkan potensi wisata yang ada, tujuan utamanya adalah mengajak generasi muda memahami pentingnya keanekaragaman hayati dan berperan aktif melestarikan lingkungan hidup.

Baca Juga  Bupati Riza Serahkan Tambahan Uang Saku untuk Atlet asal Basel di Pornas Korpri XVI Semarang