Kemenpar RI Tunjuk Belitung sebagai Tuan Rumah Geopark Run Series 2026-2027, Targetkan 10.000 Peserta

JAKARTA, TIMELINES.ID – Kementeriaan Pariwisata RI resmi menetapkan Pulau Belitung sebagai satu dari 4 kabupaten di Indonesia yang akan menggelar Geopark Run Series 2026-2027.

Geopark Run Series menghadirkan konsep yang mengintegrasikan olahraga lari, promosi destinasi geopark Indonesia, serta pemberdayaan masyarakat sekitar dengan semangat inklusivitas dan keberlanjutan.

Pada penyelenggaraan edisi 2026–2027, Geopark Run Series akan digelar di empat kawasan geopark unggulan Indonesia, yakni Geopark Ijen, Minang, Ciletuh, dan Belitong.

Belitong Geopark Run dijadwalkan berlangsung pada 18 April 2027 di Pantai Tanjung Kalayang, Belitung, Kepulauan Bangka Belitung. Penyelenggara menargetkan partisipasi hingga 10.000 peserta.

Ini adalah langkah nyata dalam memperkuat pengembangan sports tourism di Indonesia Kementerian Pariwisata mendukung pelaksanaan “Geopark Run Series 2026–2027” sebagai bagian dari penguatan program pariwisata berkualitas yang diyakini mampu meningkatkan daya tarik geopark Indonesia sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Baca Juga  Bank Indonesia Dorong Daya Saing Pariwisata Belitung di Pembukaan Akses Internasional

Menteri Pariwisata (Menpar) Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan apresiasi kepada Gamatera dan Beyond Run sebagai inisiator kegiatan yang dinilai mampu memperkuat pengembangan wisata minat khusus di Tanah Air melalui kolaborasi lintas sektor.

Menteri Pariwisata menegaskan sports tourism kini menjadi salah satu pilar penting dalam program pariwisata berkualitas yang terus dikembangkan pemerintah. Berdasarkan data UN Tourism, sports tourism menyumbang sekitar 10 persen dari total belanja wisata global pada 2023 dan diproyeksikan tumbuh hingga 17,5 persen pada periode 2023–2030.

Potensi tersebut semakin diperkuat dengan tren wisata global. Survei Expedia menunjukkan sebanyak 44 persen wisatawan bersedia bepergian ke luar negeri demi menghadiri ajang olahraga favorit mereka. Wisatawan olahraga juga dikenal sebagai high spenders dengan rata-rata pengeluaran mencapai 1.500 dolar AS atau sekitar Rp24 juta per kunjungan.

“Dampaknya tidak hanya mendorong pergerakan wisatawan, tetapi juga memperpanjang lama tinggal wisatawan dan menggerakkan ekonomi lokal mulai dari sektor akomodasi, transportasi, kuliner, hingga pengusaha UMKM di sekitar destinasi,” kata Menteri Pariwisata.

Baca Juga  Belitung Timur Jadi Tuan Rumah Kejurda Pelajar Provinsi Babel