Pemprov Babel FGD Penyusunan Desain dan Inplementasi Penguatan Pers Bersama Bappenas

PANGKALPINANG, TIMELINES.ID — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Focus Group Discussion (FGD) penyusunan desain dan persiapan implementasi policy sandbox penguatan pers dan media massa yang bertanggung jawab, edukatif, jujur, objektif, dan sehat industri (BEJO’S).

Asisten III Pemprov Babel, Elius Gani mengatakan FGD ini wadah diskusi untuk memperkuat kapasitas media lokal bersama Kementerian PPN/Bappenas menghadapi era disrupsi digital.

“Dibutuhkan sebuah langkah strategis dan kolaboratif untuk menciptakan ekosistem media yang sehat, profesional, berkualitas, dan tetap menjunjung tinggi independensi,” kata Elius di Pangkalpinang, Selasa.

Elius mengatakan media massa memegang peran krusial sebagai pilar keempat demokrasi, terutama dalam menyampaikan informasi publik, membentuk opini masyarakat, sekaligus menjadi sarana edukasi dan kontrol sosial.

Baca Juga  Tindak Tambang Ilegal, Polda Babel Beri Peringatan Keras Penambang di DAS Jada Bahrin 

“Adanya tantangan berat yang membayangi industri media lokal saat ini, mulai dari ketatnya persaingan dengan media baru, isu keberlanjutan bisnis media hingga pemenuhan infrastruktur yang setara,” ujarnya.

Pelaksanaan FGD ini diharapkan mampu mengeluarkan rekomendasi dan rumusan kebijakan nyata yang konstruktif untuk daerah, khususnya dalam mendorong peningkatan kapasitas jurnalis, penguatan literasi media masyarakat, penataan ekosistem media siber, serta menjamin keberlanjutan industri pers di wilayah Bangka Belitung.

“Pers yang sehat dan profesional adalah salah satu pilar penting demokrasi. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga iklim pers yang bebas, bertanggung jawab, dan berorientasi pada kepentingan publik,” ujarnya.