Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Matematika melalui Pendampingan Implementasi Self-Assessment bagi Guru SD
Meningkatkan Kualitas Pembelajaran Matematika melalui Pendampingan Implementasi Self-Assessment bagi Guru SD
KULON PROGO, TIMELINES.ID — Dalam upaya mendukung peningkatan mutu pembelajaran Matematika di sekolah dasar, tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dari Departemen Pendidikan Sekolah Dasar menyelenggarakan kegiatan Pendampingan Implementasi Self-Assessment dalam Pembelajaran Matematika bagi Guru Sekolah Dasar. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk kontribusi akademisi dalam memperkuat kompetensi guru dalam menerapkan asesmen yang berorientasi pada pengembangan kemampuan belajar peserta didik.
Tim pengabdian terdiri atas Dr. Herwin, M.Pd., Dr. Rahayu Condro, M.Pd., Prof. Dr. Yoppy Wahyu Purnomo, M.Pd., Irfan Wahyu Prananto, M.Pd., dan Kurniawati, M.Pd. Melalui kegiatan ini, para guru didampingi untuk memahami dan mengimplementasikan self-assessment sebagai salah satu strategi asesmen yang mendorong keterlibatan aktif peserta didik dalam proses pembelajaran.
Rangkaian kegiatan meliputi pemaparan materi, diskusi interaktif, lokakarya penyusunan instrumen penilaian diri, serta pendampingan penerapan self-assessment dalam pembelajaran matematika. Kegiatan tersebut dirancang untuk membantu guru memahami bagaimana penilaian diri dapat digunakan sebagai sarana refleksi belajar yang efektif bagi peserta didik.
Ketua tim pengabdian, Dr. Herwin, M.Pd., menjelaskan bahwa self-assessment memiliki peran penting dalam membangun kesadaran belajar siswa. Melalui penilaian diri, peserta didik dapat mengevaluasi pemahaman, mengidentifikasi kesulitan yang dihadapi, serta menentukan langkah yang perlu dilakukan untuk meningkatkan hasil belajar mereka. Menurutnya, pendekatan ini sejalan dengan paradigma pembelajaran yang menempatkan peserta didik sebagai subjek aktif dalam proses belajar.
