Jembatan MB Dermaga Sadai Amblas, Pelayaran Menuju Belitung Dihentikan Sementara

BANGKA SELATAN, TIMELINES.ID – Jembatan bergerak atau moveable bridge (MB) di Dermaga Sadai, Kabupaten Bangka Selatan amblas pada Senin (22/6/2026) malam. Amblasnya jembatan penghubung antara dermaga dan kapal ini lantaran konstruksi bangunan yang sudah rapuh dimakan usia.

Peristiwa amblasnya jembatan terjadi sekitar pukul 19.00 WIB saat kapal perintis rute Sadai – Tanjung Gading sedang melakukan proses loading (pemuatan). Pada saat mobil terakhir masuk ke dalam kapal, jembatan langsung amblas dan tidak bisa digunakan lagi.

Kepala Dinas Perhubungan Bangka Selatan (Basel), Benny Supratama, menyebutkan bahwa tidak ada korban jiwa akibat kejadian ini.

Baca Juga  Retret Kepala Sekolah SD dan SMP di Basel, Wabup Debby: Optimisme Tingkatkan Mutu Pendidikan

Pelayaran ke Belitung dan Tanjung Gading Dihentikan Sementara

Dampak dari insiden ini, pihak Dishub bersama ASDP terpaksa menghentikan sementara pelayaran kapal Roro menuju Belitung. Langkah serupa juga diterapkan untuk pelayaran kapal perintis yang menuju ke Tanjung Gading, Lepar.

Menurut Benny, faktor utama penyebab jembatan tersebut amblas adalah kondisi konstruksi yang sudah rapuh. Jembatan MB ini diketahui dibangun sejak tahun 1994 lalu. Pemkab Basel pernah melakukan dua kali merehabilitasi pada jembatan ini pada tahun 2014 dan 2019 lalu.

Kata Benny, Pemkab Basel sebenarnya sudah berencana merehab jembatan tersebut di tahun ini dengan menganggarkan dana sebesar Rp1 miliar.“Memang sudah kita anggarkan Rp1 miliar untuk rehab. Tapi pelaksanaannya pada Agustus nanti. Namun karena kejadian ini tentu akan dipercepat rehabnya,” kata Benny saat dikonfirmasi, Selasa (23/6/2026).

Baca Juga  Mahasiswa Agribisnis UBB Kunjungan ke Pulau Besar: Kolaborasi, Observasi, dan Penyusunan Programa Penyuluhan Pertanian

Pihak Dishub saat ini sedang bergerak cepat berkoordinasi dengan ASDP Basel untuk mencari solusi sementara terkait pelayaran yang dihentikan.

“Ada opsi pelayaran dari Belitung dialihkan ke Pangkalbalam atau ke pelabuhan umum di sebelah ASDP ini. Saat ini masih koordinasi dengan Syahbandar bagaimana nanti hasilnya. Tapi memang untuk sementara pelayaran ke Belitung dan sebaliknya, begitu juga pelayaran kapal perintis, dihentikan sementara,” tutup Benny.