Ia pun meminta kepada masyarakat untuk tidak menyebarkan foto bahkan clip video potongan tubuh atau ceceran korban pelaku.

“Karena kengerian visual itulah yang ingin disampaikan oleh teroris untuk menakuti dan meneror psikologis masyarakat,” tulisnya.

Dirinya berharap masyarakat untuk tetap tenang, karena saat ini situasi sudah terkendali. Namun tetap selalu waspada.

“Kepada Pengurus RT RW dimohon selalu waspada dengam memantau pergerakan dan dinamika masyarakat dan tamu-tamu di lingkungannya,” tukasnya.

Baca Juga  Kisah Bripka Joko, 23 Tahun Nyambi Jadi Penggali Kubur dengan Sukarela, Terima Apresiasi dari Kapolri