Terkendala Biaya,Impian Nenek Suripa Merenovasi Rumahnya Diwujudkan PT Timah Tbk
“Rumah saya dulu dindingnya papan sudah dan kayu-kayunya juga sudah pada reot. Begitupun dengan atapnya sudah bocor semua. Apabila hujan hampir semua bagian rumah itu kemasukan air, terkadang kami menggunakan ember untuk menadah air hujannya,” ceritanya.
Ia melanjutkan, mereka bahkan pernah mengungsi ke rumah orang lain saat angin kencang, karena khawatir rumahnya roboh. Apalagi kondisi rumahnya dekat dengan pantai.
“Pernah kejadian saat itu terjadi gelombang tinggi, kami mengungsi dari rumah. Pada saat itu almarhum suami saya sedang sakit, beliau dibopong untuk keluar rumah. Kejadiannya sekitar pukul 3 dini hari. Karena kami takut rumahnya roboh,” bebernya.
Dirinya bersyukur, bisa mendapatkan bantuan renovasi rumah dari PT Timah Tbk, sesuatu yang tak disangka-sangka. Hingga kini, dia bisa lega karena tak khawatir lagi rumahnya akan roboh.
“Sudah beberapa kali disurvei orang-orang, namun cuma di survei saja dan tak ada realisasi. Alhamdulillah, kami dibantu biaya pembangunan oleh PT Timah untuk pembuatan rumah ini,” ujar Suripa.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.