Bawaslu Babel Lakukan Pertemuan Dengan Awak Media Terkait Pengawasan Pemilu 2024
“Rekan-rekan media terikat pada kode etik jurnalistik sehingga bisa membawa atmosfer pada pemilu mendatang, jadi sangat pas kalau Bawaslu menyertakan media untuk pengawasan pemilu nantinya,” ujar Faisal.
Lanjutnya, pelanggaran yang paling rawan adalah di administrasi pemilu, dimana perbuatan atau tindakan yang melanggar prosedur atau mekanisme. Dalam setiap tahapan pelanggaran penyelenggaraan pemilu dimana bisa ditanyakan langsung pada Bawaslu mana yang masuk syarat administrasi.
“Perlu upaya dalam mengantisipasi kerawanan dinamika politik, netralitas ASN, pemenuhan hak memilih dan dipilih harus dijamin sehingga peran pers harus mendorong akuntabilitas pengawasan pemilu,” tukasnya.
Halaman
1 2

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.