“Nanti pembuangan air ke Sungai Rangkui dengan pintu air yang kita buat. Kita tutup dengan pintu air kemudian baru kita sedot dan buang tidak balik lagi ke pemukiman. Tidak semua tempat yang tergenang kita sedot mobil kita tempatkan di posisi daerah terendah,” tuturnya.

Ditambahkan Kabid Sumber Daya Air, Ikmanto pengadaan Mobile Pump ini awalnya sekitar Rp2 Milliar. Namun, saat dicek di e-katalog ada penambahan sehingga harus disesuaikan dengan penambahan Rp2,3 Milliar.

“Sudah include kita terima bersih dan mobilisasi lebih mudah. Tujuan pompa mengatasi genangan dengan kapasitas 250 liter perdetik. Satu tendon 1000 liter bisa disedot dalam waktu 4 detik dalam waktu yang singkat,” katanya.

Baca Juga  KONI Bangka Belitung Reshuffle Anggota Hingga Struktur Kepengurusan Periode 2022-2026

Menurut dia, mobile pump cukup efektif dalam upaya pengendalian genangan di sekitar Kota Pangkalpinang. Ini tujuannya untuk bisa bergerak di sekitar areal terdampak. Pihaknya juga akan mengupayakan seoptimal mungkin utamanya di Genas dan Opas.

“Ketika terjadi bersamaan pasang dan hujan pompa bisa difungsikan. Pintu air kita tutup dan sedot dengan pipa. Kita sudah punya dua pompa dan yang Ini satu-satunya di Bangka Belitung jadi pilot project. Yang satu model trailer, karena kondisi keuangan terbatas,” tukasnya.