“Kita masih menyelesaikan pekerjaan kolam rentensi di waktu yang relatif singkat. Ditambah cuaca tak menentu dan kondisi pasang surut air berpengaruh signifikan,” ungkapnya.

Bahkan pihaknya terpaksa harus kerja malam hari dan menimbulkan kesan bekerja secara sembunyi-sembunyi. Padahal ini dilakukan karena pengaruh pasang surut.

“Kalau surut malam kerja malam, kalau pasang siang kita tidak kerja tidak bisa akses jalannya. Sehingga hal ini berdampak pada kinerja kita kadang curi waktu,” tutupnya.

Baca Juga  Ridwan Djamaluddin: Aktivitas PIP di Teluk Rubiah Legal