“Setelah bak sampah ini dipecahkan tentunya harus ada solusi lebih lanjut, mau dikemanakan sampah yang dibuang masyarakat, nah solusi ini akan kita bicarakan bersama-sama, yang penting bagaimana kita ingin membuat Kota Sungailiat ini menjadi lebih bersih dan enak dipandang serta jauh dari penyakit,” katanya lagi.

Sementara waktu, DLH Kabupaten Bangka sudah menyiapkan kontainer sampah di beberapa titik serta sejumlah kotak sampah yang disebar di rumah rumah warga untuk mengantisipasi masalah persampahan.

“Nanti warga bersama ketua RT, Kaling, Lurah bisa bermusyawarah bagaimana cara mengatasi persoalan sampah di lingkungan masing-masing, jadi tidak semua sampah itu harus dibuang ke TPA, karena kondisi TPA saat ini juga sudah penuh,” akunya.

Baca Juga  Limbah Sampah Rumah Tangga Berserakan, Ini Kata Bupati Bangka 

Dirinya menambahkan pihak Kementerian PUPR sudah merespon pembangunan TPA baru di dekat TPA lama di Kelurahan Kenanga dengan luas lahan sekitar 1 hektar.

“Insyaallah tahun 2023 ini akan dibangun, tahun 2020 lalu sudah disusun dokumen lingkungan dan DED juga sudah dibuat sebagai persyaratan mengajukan pembuatan TPA yang baru ini,” tukasnya.