Kisah Kanit PPA Polres Bangka Saat Periksa 4 Anak Aniaya Rekannya Hingga Sekarat, Dian Plaza: Sempat Menangis
Sa sempat mendorong Ra agar tidak lagi menyerangnya dengan pukulan. Namun Ra tidak menggubris. Seketika Sa yang masih mabuk aibon menarik pisau yang ia simpan di bawah ketiak kiri.
“Awalnya kata mereka, pisau itu hanya digunakan untuk menakut – nakuti. Tapi pada saat Sa mengambil pisau dari bawah ketiak. Ia pun tak sadar kalau pisau itu mengenai leher Ra,” kata Dian.
Melihat Ra bersimbah darah, keempat anak ini pun panik bukan kepalang. Tubuh Ra sempat diangkat ke atas motor untuk dibawa ke Klinik medis di Lingkungan Sinar Jaya. Tapi darah dari leher Ra terus keluar dan seketika tubuh Ra lemas. Semakin panik, anak – anak ini pun langsung berteriak memanggil bantuan.
“Om – om tolong kawan kami om berdarah. Tolong om bawa ke rumah sakit,” kisah Dian menceritakan pengakuan keempat anak tersebut.
Setelah Ra dilarikan ke Rumah Sakit oleh warga, keempat anak ini pun langsung diamankan ke Mapolsek Sungailiat. Kamis malam (5/1/2023) keempatnya langsung dibawa ke Mapolres Bangka dan ditangani Unit PPA Satreskrim Polres Bangka.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.