Soal Ancaman Resesi Dunia 2023, Syahbudin Sebut Perekonomian Bangka Masih Aman
Dengan demikian, Syahbudin menyebut bahwa pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Bangka hingga kini masih sangat positif.
Sebelumnya, Bupati Bangka Mulkan mengatakan bahwa, secara makro, Pemkab Bangka telah melakukan sejumlah upaya dalam mewujudkan visi dan misinya, termasuk di dalamnya adalah meningkatkan kualitas pembangunan sumber daya manusia (SDM). Hal itu dibuktikan dengan lajunya angka pertumbuhan ekonomi dari tahun ke tahun.
“Angka pertumbuhan ekonomi kita meningkat, dimana pada tahun 2020 itu di angka 0,73 persen karena adanya pandemi Covid-19, namun posisi kita pada 2021 ini meningkat menjadi 7,48 persen,” kata Mulkan, beberapa waktu lalu.
Sementara untuk angka kemiskinan, kata dia, tercatat bahwa pada 2018 mencapai 5,47 persen, kemudian pada 2019 turun menjadi 4,92 persen, dan terus mengalami penurunan pada 2020 hingga merambah ke 5,51 persen.
“Pada 2021 memang mengalami kenaikan karena adanya pandemi, tapi sekarang turun menjadi 4,26 persen. Sedangkan untuk angka pengangguran terbuka juga mengalami penurunan, dimana pada 2021 itu tercatat 5,97 persen, kemudian mengalami penurunan pada 2022 ini menjadi 5,30 persen,” bebernya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.