Sedangkan di Provinsi Kepulauan Riau reklamasi laut dilaksanakan di Karimun dan Kundur dengan menanam mangrove, melakukan restocking 1400 ekor kepiting bakau dan membuat penahan abrasi sepanjang 450 meter. 

 

Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan dalam melaksanakan reklamasi laut PT Timah Tbk melibatkan masyarakat sekitar untuk mendorong program pemberdayaan masyarakat. 

 

“Penenggelaman artificial reef ini diharapkan dapat memberikan dampak kelestarian ekosistem laut, sehingga bisa mendorong pariwisata bawah laut dan menjadi rumah ikan yang bisa dimanfaatkan para nelayan,” ucap Anggi. 

 

PT Timah Tbk, kata Anggi terus berkomitmen melakukan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan sesuai dengan visi perusahaan menjadi perusahaan pertambangan kelas dunia yang ramah lingkungan. 

Baca Juga  Begini Kronologi dan Motif Pembunuhan si Janda Tomboy yang Tega Habisi Ayahnya Sendiri

 

Dalam melaksanakan reklamasi laut PT Timah Tbk juga bersinergi dengan masyarakat, akademisi, hingga yayasan. 

 

“Reklamasi laut merupakan komitmen perusahaan untuk menjaga keseimbangan ekosistem laut,” tandas Anggi.