Tahun 2022, Ada 1.397 Izin Usaha Yang Diterbitkan DPMPTSP Bangka Belitung
Sebelumnya, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mencatat realisasi investasi tahun 2022 di Babel mencapai Rp8,170,129,746,000 atau Rp8,17 Triliun.
Kepala DMPTSP Provinsi Babel, Darlan menjelaskan, realisasi tersebut naik 188 persen dibandingkan tahun 2021. Realisasi investasi pada 2021 dengan target Rp4,33 Triliun dengan PMDN Rp3,6 Triliun sementara realisasi PMA Rp6 Miliar lebih.
“Kenaikan ini didorong realisasi investasi oleh perusahaan menengah dan besar dengan kewajiban setiap bulan menyampaikan laporannya. Dan data ini dirilis oleh National Single Windows Investment (NSWI),” ujar Darlan, Rabu (1/2/2023).
Darlan mengungkapkan, capaian target investasi secara provinsi yang ditetapkan oleh pemerintah pusat yakni Rp6,7 Triliun dengan capaian terealisasi 121.94 persen. Sementara capaian ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi dengan target Rp2 Triliun, terealisasi 408.51 persen.
Ditambahkannya, realisasi investasi di Babel ini untuk Penanaman Modal Asing (PMA) dari sektor tanaman pangan dan perkebunan terealisasi 50 persen, sektor listrik, gas, air 45 persen, dan sektor industri makan dan perdagangan 5 persen.
Sedangkan untuk investasi Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dari sektor pangan dan perkebunan terealisasi mencapai 32 persen, industri makanan 23 persen dan logam dasar, bahan logam 16 persen.
“Dari target realisasi Rp8,17 Triliun ini terbuka lapangan pekerjaan 1.972 orang, itu peningkatan lumayan. Tapi ini kan kumulatif tahun 2022 ini saja, kalau tahun sebelumnya sudah dimasukkan datanya,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.