Sejalan dengan itu, Pj Gubernur Ridwan mengatakan jika kondisi masyarakat Kep. Babel menjadi tanggung jawab bersama, mengingat sumber daya alam yang melimpah mendatangkan berkah sekaligus tantangan bagi masyarakat Negeri Serumpun Sebalai.

 

“Kondisi ekonomi kita sudah baik, daya beli masyarakat kita juga cukup bagus, namun ada beberapa masalah sosial yang perlu kita perbaiki, yakni angka pernikahan dini. Tingkat perceraian di Kep. Babel masih tinggi, begitupun angka partisipasi kasar pendidikan sekolah kita masih cukup kecil yakni 8 tahun 2 bulan. Ini menjadi perhatian kita bersama,” katanya.

 

Kondisi ini dijelaskannya menjadi tugas bersama, dan dirinya juga menyampaikan apresiasi terhadap jajarannya yang juga telah berupaya untuk mencapai yang terbaik saat ini. Pada kesempatan ini dirinya berpesan agar PNS terus meningkatkan kinerja dalam memberikan pelayanan kepada publik.

Baca Juga  Edar Sabu, Sejoli di Pangkalpinang Batal Nikah

 

“Bapak/Ibu yang ada di sini diharapkan ikut bersama sama memperbaiki yang belum baik, dan mempertahankan yang sudah baik. Ini sebagai cara untuk menghilangkan stigma negatif terhadap PNS yang sarat akan KKN. Kita tinggalkan itu,” ujarnya. 

 

“Menjadi PNS itu adalah pilihan, jangan plin plan dengan pilihan. Sekali anda memilih, teguhkan hati untuk pilihan kita. Cintailah apa yang Bapak/Ibu peroleh saat ini,” katanya.