Bertahun-tahun Jadi Sahabat, Bisakah Keduanya Tidak Ada Perasaan Cinta?
Setelah melakukan analisis terhadap 20 persahabatan lintas jenis heteroseksual, Reeder menetapkan bahwa dari 4 jenis ketertarikan, yaitu fisik subjektif atau ketertarikan seksual, ketertarikan fisik atau seksual objektif, ketertarikan romantis, dan ketertarikan persahabatan, jenis ketertarikan yang paling umum di antara teman sebenarnya adalah ketertarikan persahabatan. Reeder menerbitkan studi lain pada tahun 2016 di Sexuality and Culture, tapi mengkualifikasikan makna yang melekat dari persahabatan di kedua sisi untuk masing-masing jenis kelamin.
Pria dan perempuan bisa kok hanya berteman saja!
Hasilnya menunjukkan bahwa perempuan paling sering membangun persahabatan pria-perempuan mereka sebagai hubungan saudara dan pria paling sering melabeli hubungan mereka dengan ‘hanya teman.’ Kedua cara membangun hubungan ini terkait dengan tingkat kepuasan persahabatan yang tinggi.
Dalam sebuah penelitian yang juga diterbitkan pada tahun 2016, peneliti Linda A. Sapadin juga membahas bagaimana pria dan perempuan heteroseksual memenuhi syarat untuk persahabatan sesami jenis. Persahabatan sesami jenis perempuan dinilai lebih tinggi untuk kualitas keseluruhan, seperti keintiman, kenikmatan, dan pengasuhan.
Di sisi lain, pria menilai persahabatan lintas jenis mereka lebih tinggi di bidang ini, dengan pengecualian keintiman yang dinilai sama oleh pria baik dalam persahabatan sesama jenis, maupun lintas jenis. Persahabatan lintas jenis memberikan pemahaman dan perspektif baru tentang lawan jenis.
Sapadin juga mencatat dalam studinya, bahwa kedua jenis kelamin umumnya memisahkan persahabatan dan hubungan seksual mereka, meskipun perasaan dan ketegangan seksual masih ada dalam banyak persahabatan lintas jenis. Tentu, tidak apa-apa untuk tertarik secara romantis dengan salah satu teman dari jenis kelamin yang berbeda, tapi perasaan ini juga tidak boleh dianggap remeh.(***)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.