2. Berpotensi menurunkan kadar kolesterol

Susu gandum mengandung banyak serat. Serat yang ada dalam susu gandum merupakan serat larut air yang dikenal dengan beta-glukan.

Serat ini sangat baik untuk jantung karena dapat memadat menjadi gel dalam usus yang mampu mengikat kolesterol dan mengurangi penyerapannya.

Fungsinya ini dapat membantu menurunkan kadar kolesterol, terutama kolesterol jahat (LDL/low density lipoprotein) yang berkaitan dengan risiko penyakit jantung. Ini dibuktikan dengan studi pada Annals of Nutrition and Metabolism.

Sebanyak 60 pria dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama diminta untuk minum susu oat, sementara kelompok kedua diminta untuk minum susu beras.

Selama 5 minggu, hasilnya menunjukkan bahwa pria yang minum susu oat mengalami penurunan kadar total kolesterol sebanyak 3 persen dan LDL sebanyak 5 persen.

Baca Juga  Mengenal Sumber Makanan dan Perbedaan Lemak Jenuh Dengan Lemak Trans

3. Membantu menjaga kesehatan tulang dan otot

Secara alami, oat tidak mengandung vitamin D. Namun, susu gandum kemasan biasanya diperkaya dengan vitamin D. Vitamin D dan kalsium merupakan mineral utama yang penting untuk kesehatan dan kekuatan tulang.

Vitamin D juga membantu penyerapan kalsium di saluran pencernaan jadi lebih maksimal. Selain kesehatan tulang, kalsium yang terkandung dari oat milk juga bisa membantu kontraksi otot-otot dalam tubuh.

Banyak manfaat, tapi tetap perlu berhati-hati

Meski tidak mengandung laktosa maupun protein dalam kacang, susu gandum ternyata mengandung gluten. Pada orang dengan alergi gluten, tentu susu ini bukanlah sebuah pilihan.

Begitu pula dengan orang yang memiliki penyakit celiac. Orang dengan kondisi ini tubuhnya salah mengenali gluten sebagai ancaman.

Baca Juga  Manfaat dan Kekurangan Susu Full Cream, Cocok Untuk Tambah Massa Otot

Akibatnya, akan muncul gejala seperti diare, kembung, mual, dan muntah setiap kali makan makanan yang mengandung gluten.

Susu ini aman diminum anak-anak. Akan tetapi, tidak boleh dijadikan sebagai pengganti ASI yang kandungannya jauh lebih bernutrisi. Jika Anda ingin memberikan susu oat pada anak, sebaiknya konsultasi lebih dahulu ke dokter.(***)