“Kegiatan ini bertujuan untuk mempertemukan aktor-aktor yang berperan dalam pencegahan dan pemberantasan narkotika di Babel. Melalui forum ini untuk menerima aspirasi atau masukan, saling bertukar ide dan gagasan, melakukan evaluasi terhadap program terdahulu, dan merumuskan solusi untuk mengefektifkan program pemberantasan narkotika di Babel,” kata Martri.

Menurut dia, melalui kegiatan ini juga, diharapkan adanya keterpaduan, sinergitas, dan kolaborasi antar aktor-aktor di daerah yang didasarkan pada semangat gotong royong.

Ia menambahkan, pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan prekursor narkotika merupakan upaya untuk memelihara dan meningkatkan derajat kesehatan SDM Indonesia. Agar mengurangi ancaman bagi kelangsungan pembangunan serta masa depan bangsa dan negara.

Baca Juga  Sedang Ngajar Mengaji, Ustadz di Pangkalpinang Diserang ODGJ

“Upaya ini harus dilakukan secara sinergis dan berkesinambungan sehingga tujuan negara untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang sejahtera, adil dan makmur berdasarkan pancasila dan Undang-undang dasar Negara Republik Indonesia tahun 1945 dapat terlaksana dengan baik,” tukasnya.