Proses Penurunan Titik Beku Zat Cair, Ini Rumusnya
K_fKf = tetapan penurunan titik beku
mm = molalitas larutan
ii = faktor Van’t Hoff
nn = derajat ionisasi
\alphaα = derajat disosiasi
1. Titik Beku (Tf)
Jadi begini , proses pembekuan itu terjadi ketika suatu zat telah mencapai titik beku.
Titik beku (Tf) akan tercapai apabila temperatur saat tekanan uap zat padat, sama dengan tekanan uap zat cair.
Jika kalian mengetahui bahwa titik beku air sebesar 0ºC, itu artinya tekanan uap air dalam bentuk cair pada temperatur 0ºC sama dengan tekanan uap air dalam bentuk padat.
Jika temperatur yang diperoleh saat zat cair dan zat padat berada pada kesetimbangan, (pada 760 mmHg) disebut dengan titik beku normal.
Oh iya jangan heran kalau ada perbedaan mengenai simbol titik beku ya, karena ada yang Tf dan ada yang Tb.
Di sini simbol titik beku yang dipakai adalah Tf dari ‘freezing’ ya, kalau versi bahasa Indonesianya yaitu Tb dari ‘beku’.
2. Penurunan Titik Beku Larutan
Apabila ke dalam sebuah zat pelarut ditambahkan zat terlarut, maka akan terjadi proses penurunan tekanan uap jenuh larutan.
Kemudian, adanya penurunan tekanan uap jenuh larutan akan mengakibatkan penurunan titik beku larutan.
Dapat dikatakan bahwa, larutan akan membeku pada temperatur yang lebih rendah.
Berdasarkan penjalasan tadi, dapat dinyatakan bahwa penurunan titik beku larutan adalah selisih antara titik beku pelarut dengan titik beku larutan.
Besarnya penurunan titik beku larutan diberi lambang ∆Tf. Harga ∆Tf ditentukan oleh banyaknya partikel zat terlarut dan tidak ditentukan oleh sifat zat terlarutnya.
Nah, di atas merupakan pengertian penurunan titik beku dan bagaimana proses penurunan titik beku. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai referensi belajar.(Matrapendidikan.com)

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.