PENDIDIKAN,TIMELINES.ID- Kalian tau ga sih sifat koligatif larutan itu apa aja? Jadi sifat koligatif pada larutan itu ada empat loh, yaitu penurutan tekanan uap, penurunan titik beku, kenaikan titik didih dan tekanan osmostik.

Nah, disini saya akan membahas mengenai penuruan titik beku dalam kehidupan sehari-hari. Yuk simak artikel ini sampai selesai!

Penurunan titik beku adalah penurunan titik beku pelarut akibat penambahan zat terlarut yang tidak mudah menguap. Penurunan titik beku dalam kehidupan sehari-hari yaitu :

1. Antibeku Dalam Tubuh Hewan

Apakah kalian tahu bahwa beberapa hewan memiliki antibeku dalam tubuhnya? Hewan-hewan yang tinggal di daerah beriklim dingin, seperti beruang kutub yang memanfaatkan sifat koligatif larutan, yaitu penurunan titik beku untuk bertahan hidup.

Baca Juga  217 Siswa Bintara Polri Ikut Pendidikan di SPN Polda Babel, Begini Pesan Irjen Tornagogo

Selain beruang kutub, darah ikan-ikan laut mengandung zat antibeku yang mampu menurunkan titik bekunya hingga 0,8°C.

Zat antibeku dalam tubuh ikan tersebut dapat mencegah pembentukan kristal es dalam jaringan dan selnya.

Dengan demikian, ikan laut dapat bertahan pada musim dingin yang suhunya mencapai 1,9°C.

2. Membuat Campuran Pendingin

Cairan pendingin adalah larutan berair yang memiliki titik beku jauh di bawah 0°C. Cairan pendingin digunakan pada pabrik es, juga digunakan untuk membuat es putar.

Cairan pendingin dibuat dengan melarutkan berbagai jenis garam ke dalam air.

Pada pembuatan es putar cairan pendingin dibuat dengan mencampurkan garam dapur dengan kepingan es batu dalam sebuah bejana berlapis kayu. Pada pencampuran itu, es batu akan mencair sedangkan suhu campuran turun.

Baca Juga  Perkembangbiakan pada Tumbuhan, Materi IPA SMP yang Perlu Kamu Tahu