Penulis: Dedy Irawan

BANGKA BELITUNG, TIMELINES.ID — Sebanyak 72 unit rumah penduduk yang berada di wilayah Desa Tanjung Sangkar, Kecamatan Lepar, Kabupaten Bangka Selatan (Basel), Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) siap direlokasi ke lokasi yang baru dan satu hamparan berjarak sekitar 200 m dari bibir pantai.

Kades Tanjung Sangkar Iswandi berujar, relokasi ini harus dilakukan lantaran 72 Kartu Keluarga (KK) yang menghuni rumah panggung tersebut berada di kawasan pesisir pantai. Selain kumuh, pasca musim barat air laut akan naik ke pemukiman rumah penduduk dan terkadang diterpa gelombang tinggi.

“Masyarakat sudah lama mengeluh dan kejadian ini setiap tahun dialami oleh warga kita. Memang, rumah mereka ini berbentuk panggung, tetapi saat pasca musim barat, air laut akan naik tinggi dan masuk ke pemukiman, bahkan juga disertai gelombang tinggi, ini tentunya membahayakan,” ujarnya, Sabtu (11/3/2023).

Baca Juga  Breaking News: Kejari Dikabarkan Tetapkan Tersangka Tipikor di Pemkab Bangka Selatan

Iswandi menyebut, rencana relokasi ini sudah dilakukan sejak tahun 2019 lalu. Saat itu, lahan yang sudah disiapkan milik masyarakat setempat diusulkan sebagai lokasi pemukiman baru untuk 72 KK agar bisa dibangun rumah layak huni. Akan tetapi, pemerintah provinsi saat itu belum dapat merealisasikan.