Penulis: Esty Novyanti

BANGKA BELITUNG, TIMELINES.ID – Ratusan nelayan dan masyarakat pesisir Sungailiat menggelar aksi damai di halaman Kantor Bupati Bangka, Senin (13/3/2023) siang.

Sebelumnya pada pagi hari, massa pendemo telah menggelar aksi serupa di Kantor Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Sungailiat.

Juru bicara (Jubir) para nelayan, Selamet mengatakan, pihaknya menuntut pertanggungjawaban pemerintah daerah (Pemda) untuk segera melakukan pengerukan alur muara Aik Kantung.

“Aksi hari ini spontan, sudah lama nelayan ini menderita tidak bisa melaut, keluar masuk muara tidak bisa. Jadi tidak perlu lagi janji-janji, kami sudah ketemu banyak pihak, termasuk Pak PJ Gubernur. Kami tidak mau masuk urusan hukum, kami minta pertanggungjawaban pemerintah daerah untuk melakukan pengerukan,” jelasnya.

Baca Juga  Harga Cabai Melambung Tinggi, Dinpanpertan Bangka Gelar Operasi Pasar

Dia menuturkan, memang sebelumnya Penjabat (Pj) Gubernur Provinsi Bangka Belitung (Babel), Ridwan Djamaluddin sudah menjanjikan kepada para nelayan untuk melakukan pengerukan alur muara Aik Kantung, terkait.

Namun menurutnya, janji tersebut sampai detik ini, belum juga terealisasi. Untuk itu, para nelayan dengan spontan melakukan aksi.

“Kami (sudah) dijanjikan PJ Gubernur, melalui mitranya untuk mengerjakan (pengerukan) ini, tapi sampai detik ini alat beratnya pun belum ada yang datang, janjinya hari Rabu (8/3/2023), kemarin terakhir. Kami minta hari ini PC itu datang,” tegasnya.

Dikatakannya, apabila tuntutan nelayan tidak dipenuhi, maka mereka akan menggelar aksi yang lebih besar, ke depannya.

“Kami tunggu hari ini, kalau tidak ada pengerukan, kami akan demo dengan massa lebih besar lagi, dan kami akan tidur di sini,” cetus Slamet.

Baca Juga  Nelayan Sungailiat Dikabarkan Tewas Tersambar Petir saat Melaut di Karang Langkore