Ia juga menambahkan, AMPUH Babel akan mengawal terus kasus ini sampai tuntas, dan kami juga akan meminta dukungan kepada lembaga lain bila perlu hingga presiden agar memberi perhatian terhadap kasus ini.

“Kami tidak ingin akhirnya seorang pensiunan ASN, yang tidak punya kekuatan yang dikorbankan menjadi kambing hitam oleh sekenario jahat mafia hukum hanya untuk melindungi penjahat penjahat koruptor sesungguhnya,” paparnya.

Sementara itu, Satria Abdi, SH. MH Koordinator Bidang Intelejen Kejati Babel menuturkan, untuk saat ini baru satu yang ditahan berinisial S sedangkan yang lainnya masih belum.

“Mereka yang tiga ini sudah kita panggil, dan ini panggilan kedua, dan yang bersangkutan sampai siang hari ini juga belum hadir,” kata Satria

Baca Juga  Gegara Dikejar Belasan ABG Pakai Golok, Remaja di Pangkalpinang Tewas Tabrak Trotoar

Kami dari Kejati Babel, mengucapkan terima kasih buat AMPUH Babel yang sudah memberikan dukungan dan perhatiannya atas penanganan perkara tunjangan transportasi ini.

“Kepada teman-teman dari AMPUH Babel, mari kita awasi bersama-sama penanganan perkara ini. Jadi ini merupakan dukungan kepada kami agar lebih cepat lagi menangani kasus tunjangan transportasi ini,” pungkasnya.