Sementara itu di kesempatan yang sama Anggota Komisi III DPR RI Johan Budi S. Pribowo meminta penjelaskan tentang posisi Hakim Agung merupakan wilayah abu-abu.

“Saya tergelitik dengan apa yang disampaikan pak Lukas, soal Mahkamah Agung adalah benteng terakhir keadilan. Tapi menjadi Hakim Agung, tadi bapak sampaikan memasuki wilayah yang abu-abu. Ini yang bikin kaget saya juga pak. Maksudnya wilayah abu-abu ini apa,” tanya Johan.

Menurut Politisi dari Fraksi PDI Perjuangan ini Hakim Agung harus punya ketegasan, tidak ada wilayah abu-abu.

“Mahkamah Agung sekali lagi, tidak ada wilayah abu-abu di situ. Kalau yang benar A ya A, yang salah B ya B. Tolong pak Lukas jelaskan dengan clear,” tandas Johan.

Baca Juga  Live Di Media Sosial Berujung Pelaporan, Nikita Mirzami Kembali Dipolisikan

Dalam kesempatan menjawab, Lucas menjelaskan bahwa dia mengutip dari apa yang disampaikan oleh Prof Bagir Manan, bahwa menjadi Hakim Agung harus mampu memperbaiki posisi abu-abu tersebut.

“Saya teringat dengan apa yang disampaikan oleh Prof Bagir Manan, ketika wawancara terbuka di KY. Prof Bagir lah yang menyatakan bahwa, anda kalau jadi Hakim Agung berarti berarti anda masuk wilayah abu-abu dalam kondisi seperti ini, banyak hakim agung yang terkena OTT. Berarti anda harus ikut berusaha memperbaiki ini. Siapkah anda untuk menjadi hakim agung,” begitu jawabnya.