Kejati Babel Tetapkan DY sebagai DPO apabila Tidak Kooperatif
“Soal penetapan status DPO, itu nanti kita tanyakan dulu pendapat penyidik. Tapi berdasarkan aturan, penetapan DPO itu jika beberapa kali tidak memenuhi panggilan, tidak kooperatif kemudian orang makin tidak ada kejelasan, maka kita tetapkan status DPO,” tandas Aspidsus.
Dalam kesempatan yang sama, Kasi Penkum Kejati Babel, Basuki Raharjo menyampaikan, bahwa Hendra dan Amri ditahan berdasarkan surat Prin2696/L.9-1.3/, tanggal 29 Maret 2023. Hendra dan Amri sendiri menyusul SA, mantan sekretaris DPRD Babel tahun 2017 yang telah lebih dahulu menjalani penahanan.
Kasus ini merupakan perkara dugaan tipikor tunjangan pimpinan DPRD Babel tahun 2017 hingga 2020. Terdapat potensi kerugian negara senilai Rp 2,3 miliyar. Total pihak Kejati Babel telah menahan 3 tersangka dari perkara ini. Dari 4 orang tersangka yang ditetapkan, tinggal DY yang masih bebas.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.