Puasa tapi Tidak Shalat
Apalagi sholat adalah tiang agama yang harus ditegakkan, serta menjadi simbol persatuan kekuatan umat islam. Kalau tidak dengan sholat maka kekuatan umat akan rapuh.
Namun, pada kesempatan tersebut ditemukan ada seorang muslim dia meninggalkan sholat, tetapi dia berpuasa. Jika puasanya sesuai rukun dan syaratnya, maka puasanya sah dan akan mendapatkan ganjaran pahala dari Allah.
Akan tetapi, meninggalkan sholatnya termasuk bagian dari dosa besar, dan jika tidak bertobat juga akan mendapatkan balasan dari dosanya tersebut.
Pahala dan dosa adalah hak perogatif Allah, jika ditemukan seorang muslim yang masih belum bisa mendirikan sholat, maka kita do’akan semoga dengan wasilah puasanya Allah memberikan hidayah kepadanya sehingga menjadi seorang mukmin yang utuh.
Pernah suatu ketika ada serombongan orang sedang dirampok oleh gerombolan perampok, dan ketika ditemukan makanan, seluruh anak buah perampok menuju ke arah tersebut untuk menyantapnya, kecuali si pimpinan perampok.
Kemudian ditanyakan oleh seseorang dari rombongan tersebut ”mengapa anda tidak ikut makan?”, Dia menjawab ” oh tidak, saya sedang puasa sunnah”. Agak terkaget orang yang dirampok ini menjawab” berarti anda ini orang yang soleh, kenapa anda merampok?”.
Dijawab oleh si perampok “sekarang memang, saya belum bisa meninggalkan pekerjaan ini, mudah-mudahan dengan wasilah puasa ini Allah memberi saya hidayah untuk bertaubat. Dan akhirnya memang betul, suatu ketika orang yang dirampok tersebut bertemu lagi dengan perampok tersebut sedang menangis bertaubat di depan ka’bah.
MasyaAllah, begitulah jika Allah berkehendak memberika hidayah kepada hambanya. Jangan sampai kita menghujat seseorang karena dosanya, karena bisa jadi Allah mengangkat derajatnya karena bertaubat. Tetaplah mendo’akan saudara-saudara kita, semoga diberikan kekuatan untuk bertaubat dan istiqomah menjalankan Syari’at Islam. Wallahu a’lam.

Tinggalkan Balasan
Anda harus masuk untuk berkomentar.